10 kebiasaan umum yang merusak ginjal, no 4 paling bahaya

Mencari pengobatan setelah penyakitnya terlalu jelas tapi pernahkah Anda mencoba menemukan alasan di balik penyakit Anda. Ini menyedihkan tapi di zaman sekarang, ada lonjakan cepat dalam masalah kesehatan. Meskipun kita telah membuat kemajuan dalam teknologi, gaya hidup dan kebiasaan makan kita memburuknya kualitas hidup.

Penyakit ginjal telah terdaftar dalam kategori penyakit yang umum dan mengancam jiwa

Penyakit ginjal telah terdaftar dalam kategori penyakit yang umum dan mengancam jiwa. Penyakit ginjal disebut penyakit sunyi, pembusukan ginjal bisa stabil dan tetap tidak terlihat selama bertahun-tahun karena ginjal bahkan dapat melakukan pekerjaan mereka dengan kapasitas 20%.

Ginjal adalah organ berbentuk kacang dalam tubuh kita yang bertanggung jawab untuk menyaring darah, menyerap mineral, menghasilkan urin, menghasilkan hormon, menghilangkan racun dan menetralisir asam. Penurunan fungsi ginjal mempengaruhi seluruh kesehatan Anda sehingga menjaga ginjal Anda sebelum terlambat.

Disini kita akan membahas kebiasaan umum yang mampu merusak kesehatan ginjal.



1. Asupan Air Tidak Cukup


Minum banyak air membantu ginjal untuk menghilangkan sodium dan racun dari tubuh. Jadi, asupan air yang tidak mencukupi bisa menyebabkan kerusakan ginjal Anda yang sangat besar. Bila tubuh kita kekurangan air secukupnya maka darah dalam tubuh menjadi terkonsentrasi, karena aliran darah ke ginjal juga semakin berkurang. Selanjutnya, hal itu menghalangi kemampuan ginjal untuk menghilangkan racun dari dalam tubuh dan lebih banyak racun dalam tubuh berarti lebih banyak masalah kesehatan.

2. Konsumsi Garam Tinggi


Asupan garam yang tinggi dalam makanan dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan juga organ tubuh lainnya. Kerja ginjal adalah untuk memetabolisme sekitar 95 persen natrium yang dikonsumsi melalui makanan. Bila garam tinggi dalam makanan kita maka ginjal harus bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan garam. Hal ini pada gilirannya dapat mengurangi fungsi ginjal. Hal ini menyebabkan retensi air dalam tubuh yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah dan mempercepat risiko penyakit ginjal.

3. Overaling obat penghilang rasa sakit


Umumnya kebanyakan dari kita memiliki kebiasaan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit untuk demam, nyeri dan radang. Tapi hindari penggunaan salah satu jenis analgesik (obat penghilang rasa sakit) karena bisa menyebabkan kerusakan langsung pada ginjal Anda bersama dengan bagian tubuh lainnya.

Obat tersebut mengurangi aliran darah ke ginjal dan menurunkan fungsi ginjal. Selain itu penggunaan analgesik over-the-counter yang berat atau jangka panjang dapat menyebabkan gagal ginjal akut atau penyakit ginjal kronis. dikenal sebagai nefritis interstisial kronik.

Catatan Penting - Jika terjadi penurunan fungsi ginjal, jangan minum obat penghilang rasa sakit tanpa resep dokter. Namun, dalam kasus fungsi ginjal normal, usahakan menggunakan analgesik dengan dosis minimum.

Baca juga:manfaat tanaman lidah buaya untuk kesehatan dan kecantikan

4. Tidak Mengosongkan Kandung Kemih Tepat Waktu


Terkadang kita merasa malas untuk buang air kecil. Bila alam panggilan, Anda harus mendengarkan. Jika Anda terbiasa menunda buang air kecil, hentikan kebiasaan Anda karena Anda akan bertanggung jawab atas kerusakan ginjal.

Mempertahankan urin di kandung kemih Anda adalah ide buruk yang bisa merusak ginjal Anda. Kepenuhan kandung kemih Anda untuk waktu yang lama atau menunda keinginan untuk buang air kecil adalah salah satu alasan utama di balik kerusakan ginjal. Retensi urin pada kandung kemih menciptakan tekanan pada ginjal, bisa menyebabkan gagal ginjal. Di sisi lain, bakteri berbahaya juga bisa tumbuh yang bisa menyebabkan infeksi saluran kencing atau infeksi ginjal.

5. Diet Protein Tinggi


Meskipun protein itu baik untuk kesehatan kita tapi terlalu banyak konsumsi daging merah dan makanan berbasis protein lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Ginjal membantu dalam metabolisme dan mengeluarkan nitrogen melalui produk dari pencernaan protein. Asupan protein tinggi menciptakan beban metabolik pada ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal.

6. Konsumsi Alkohol


Konsumsi alkohol adalah penyebab utama kerusakan ginjal lainnya. Jadi pikirkan saja sebelum kamu minum. Minuman beralkohol memiliki jumlah tinggi asam urat yang disimpan di tubulus ginjal dan dapat menyebabkan penyumbatan tubular. Alkohol adalah zat yang sangat dehidrasi yang dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu fungsi ginjal normal.

7. Merokok


Merokok tidak sejuk sehingga membunuh Anda jadi hentikan kebiasaan buruk ini. Merokok itu buruk untuk hampir setiap organ tubuh termasuk ginjal.

Merokok meningkatkan tekanan darah dan mengurangi aliran darah dan menyempitkan pembuluh darah di ginjal. Hal ini mengakibatkan hilangnya fungsi ginjal sedangkan pada kasus penyakit ginjal yang ada dapat memperburuk kondisi.

8. Kurang tidur


Dalam gaya hidup yang tidak pantas saat ini, orang telah melupakan pentingnya suara dan tidur yang nyenyak. Tidur yang baik membantu regenerasi jaringan tubuh. Bangun malam bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi dan penyumbatan arteri yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit ginjal.

9. Terlalu Banyak Konsumsi Kafein


Mengambil Kafein dalam jumlah sedang tidak menyebabkan masalah kesehatan bagi kebanyakan orang. Mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, minuman ringan, minuman energi, coklat dan coklat dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang pada gilirannya akan membuat ketegangan pada ginjal Anda dan bisa merusaknya.

10. Kurang Latihan


Kurangnya Latihan adalah alasan lain yang bisa merusak ginjal Anda. Dalam beberapa penelitian telah ditemukan bahwa duduk dalam jangka waktu lama terkait dengan perkembangan penyakit ginjal. Alasan dibalik ini adalah aktivitas fisik membantu menjaga tekanan darah sehat dan metabolisme glukosa yang penting bagi kesehatan ginjal.

Silakan berkomentar yang baik dan benar!
1. Dilarang berkomentar sara
2. Komentar dengan link aktif akan di anggap spam
3. Relevan dengan isi artikel
EmoticonEmoticon